Sabtu, 24 November 2012

Grafik Melalui Matlab

Membuat Grafik dengan MATLAB

Salah satu kelebihan dari Matlab adalah kemudahan dalam mengolah grafik. Sehingga kita tidak perlu kesulitan untuk melihat suatu respon system.
•          Command Plot
     >> Plot (X,Y,’ro’)
     >> Plot (Nilai fungsi,fungsi,’warna_garis/data_point’)
•          Colors : b(blue), r(red), g(green), y(yellow), m(magenta),
                      c(cyan), k(black)
•          Markers : (o),(x),(*),(.),(+),(d),(s),(p),(h)
•          Line Style : (-),(:),(-.),(- -),
Contoh grafik cosinus terhadap waktu. Kali ini kita akan mencoba menggunakan area kerja di M-file.
Contoh 1:
Sekarang ketikkan:
t= [0:0.01:10];
x = cos(t);
plot(t,x,'b--');
xlabel('Waktu(s)');
ylabel('x(t)');
grid;
title('Grafik Cosinus');
ini akan menghasilkan gambar seperti berikut:

grafik cosinus dengan matlab
Contoh 2  : Menampilkan 2 grafik dalam 1 bidang
Sekarang ketikkan:
T = [0:0.01:10];
x = cos(t);
y = sin (t);
plot(t,x,'b--')
hold on
plot(t,y,'r--')
hold on
xlabel('Waktu(s)')
ylabel('Amplitudo')
grid
title('Grafik Sinus & Cosinus')
ini akan menghasilkan gambar seperti berikut:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtnl-Wl3LdUmhWUjISnoF7DI4tyM08-q8g5LS-YcQnfdn53p67yNrI2_10dIpNtkv_r_-lRRBgrvBx4SK6Wk9vJGZyVBvYVGfxkXsMG1ag8h66GQDBUsJPD1uKsmFfyxQL9AfN0lHYvyg/s320/Grafik+Sinus+Cosinus+Matlab.bmp
Contoh 3 : Menampilkan 2 grafik dalam 2 bidang (terpisah)
Sekarang ketikkan:
T = [0:0.01:10];
x = cos(t);
y = sin (t);
subplot(2,1,1)
plot(t,x,'b--')
grid on
xlabel('Waktu(s)')
ylabel('Amplitudo')
title('Grafik Sinus')
subplot(2,1,2)
plot(t,y,'r--')
grid on
xlabel('Waktu(s)')
ylabel('Amplitudo')
grid on
title('Grafik Cosinus')
ini akan menghasilkan gambar seperti berikut:
grafik terpisah dengan matlab
Matlab juga bisa menampilkan grafik 3 dimensi :
Sekarang ketikkan :
T = [0:0.01:10];
plot3(t,4*t,sin(t))
grid
xlabel('Waktu(s)')
ylabel('Amplitudo')
title('Grafik Sinus ')
ini akan menghasilkan gambar seperti berikut:


grafik 3 dimensi dengan matlab
 
GERAK PARABOLA MENGGUNAKAN MATLAB

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan, bagaimana cara menggunakan MATLAB. Berikut cara membuat grafik gerak peluru/parabola dengan menggunakan MATLAB:
  Membuat fungsi dengan M-File yaitu dengan cara:
1.      Klik File
2.      Pilih New
3.      Lalu pilih M-File




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxNc5Y7pvpXA8i-7vklqGIXe5-yFcMQcB5zLYgjTfvdmo3TgO6KBjNFKZAPDNcxAuWgZnl__ZJWFz3d6KP_L3hB0pgqlWYiugVuHbUpTZ3uuYVSASQQQ10REV85e7OpjEdWkAt0TSp7Fjs/s400/m-filebaru.jpg


Dengan membuat fungsi pada M-File, dapat menyimpan fungsinya yang nantinya dapat di “Run” Kembali dengan cara:
1.      klik debug,
2.      Pilih Run.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkrDHiq7NJFmqpCooge41NXw5Pic479aS-chz9_9u5VD36-wtPqQcr8n4reUfFvdGAeHEWXMxcS6tkBdF9fKpSCUuuNJo4CdQQOkKhXRJkCgmHtc3-GuMDCVZtC9pRZIBvHgxtyb28vfai/s400/m-filebaru1.jpg
Setelah di Run maka di Command Window akan muncul:
1.      Masukkan nilai dari v0 dan sudut
2.      Setelah itu akan muncul hasilnya yaitu H-max dan Waktu saat H-max

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6PZPnxdNalYcv7yb_zxo-SKyPvPxqU5wfP3OAU2OhpT291oWuc3treemr_BixORLZUCcT-d-8ZXVwdBNZpNxUOF1CM_sDOhotfNvj5sxWbqARZKWwNClMmEnJzvUS5hz_vXHubiAT2mo3/s400/command+w.jpg
Hasil Yang di tampilkan yaitu :
1.      Jarak max yang di tempuh
2.      H-max
3.      Waktu saat H-max
Grafik yang di hasilkan:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO-vdKRSQ0dD8tzj6hjilofRnhlBIMAlqrtegWjDmOV_w1qyNdvoJ-vX_7cgFPQrYAoerCnfCtFXZqTl4d3M25I12fxjQ1AUsziTAQKH0QCxpCR6lBSEUVSFLyCboNgKkTa3RHEH4ZqDq4/s400/Grafika.jpg

Jumat, 12 Oktober 2012

Ampuni Segala Dosa Hamba

Ya Allah, ampuni segala dosa hamba. Hamba sangat takut akan nerakaMu, tapi hamba tak pantas di surgaMu ya Robb.
Hamba tak pernah berfikir tentang kondisi hamba sekarang, hamba selalu merasa kurang dengan kehidupan hamba ini. Hamba tak pernah mensyukuri nikmatMu ya Robb, hanya kufur yang hamba lakukan setiap saat.
disuatu ketika, aku teringat akan diriku sendiri. aku melihat seorang pemulung yang sedang menentang tas karung besar sambil mencabik-cabik tempat sampah hanya ingin mencari bahan-bahan bekas untuk menghidupi keluarga. Sedangkan aku, menenteng tas baju rapi semua kebutuhan ku terpenuhi, tapi hatiku buta akan semua itu. Mereka yang sulit untuk memenuhi kebutuhannya mengingatkan akan perbuatan ku.
Di saat itu pula hatiku menangis dan memohon ampun kepada sang Khalik. Ya Allah, kenapa hatiku seperti ini? mengapa aku selalu mengkufuri nikmatMu? kenapa hatiku senista itu?? Astaghfirulloh, kata-kata itu yang selalu aku ucapkan dalam hati.
kemudian aku berjalan lagi melihat seorang tukang sapu jalanan. subakhanalloh, nikmat yang Engkau berikan terlalu besar terhadap hamba ya Robb, sehingga aku lalai terima kasih kepadaMu. Perbuatanku sungguh memalukan dihaapan tuhan ku.
Ya Allah, hamba sangat takut akan azabMu, tapi hamba tak pantas akan nikmatMu.
Astaghfirulloh, Astaghfirulloh, Astaghfirulloh Hal Adzim Innahu Kana Ghofaroh...
Allah..

Kamis, 11 Oktober 2012

Mengakses data dari Sheet lain pada file yang berbeda

Mengakses data dari Sheet lain pada file yang berbeda


Pada Excel kita dapat dengan mudah untuk mengambil data dari sheet maupun dari file lain yang tersimpan dalam bentuk Excel juga. Ini tentu sangan berguna sekali pada saat kita membutuhkan sejumlah data tertentu dari pengolahan data dari sheet ataupun file lainnya. Selain itu kita dapat mengelompokkan data dalam kriterian yang lebih sistematis dan memanggilnya sesuai kebutuhan pada file ata sheet yang baru.

Caranya untuk mengambil data dari sheet lain:
  1. Misalnya sheet yang anda aktivkan saat ini adalah Sheet2, dan anda membutuhkan data dari Sheet1 pada range G3 maka yang perlu dilakukan adalah pilih range (D2) yang ingin ditampilkan datanya (pada Sheet2) lalu ketik =Sheet1!G3, maka data pada Sheet1 di range G3 akan sama dengan data di Sheet2 range D2
  2. Dan jika anda ingin memindahkan sejumlah range dari Sheet1 ke Sheet2 anda tinggal melakukan cara diatas atau copy paste atau klik fill handlenya di D2 kemudian klik dan drag hingga range yang diinginkan (misalnya I2)
  3. Data pada Sheet2 akan selalu terhubung dengan Sheet1, sehingga setiap perubahan yang terjadi pada Sheet1 maka secara otomatis akan berubah pada Sheet2
Caranya untuk mengambil data dari file lain:
  1. Untuk mengambil data dari file lain sebenarnya hampir sama dengan penjelasan diatas (mengambil data dari sheet lain) yaitu letakkan kursor pada range yang diinginkan misal Z24, lalu ketik rumus =[data1.xlsx]Sheet1!S5. *)Selanjutnya tekan enter. penjelasanya [data1.xlsx] merupakan nama file, Sheet1 adalah nama Sheet yang kita ambil sedangkan S5 merupakan range datanya.
  2. Jika anda kesulitan untuk menentukan nama file yang akan dambil jika namanya relatif panjang maka pertama yang perlu anda lakukan adalah aktivkan kedua file (file yang akan diambil datanya dan file tempat menempatkan data baru), pada file, sheet dan range tempat dimana data akan ditempatkan anda ketik =, selanjutnya pindah kursor dan aktivkan jendela file yang akan diabil datanya lalu tentukan klik sheetnya dan range tempat data berada, kemudian tekan Enter, maka data di data2.xlsx akan sama dengan data di file data1.xlsx sesuai sheet dan range yg diinginkan.
  3. Data di file data2.xlsx ini juga terhubung langsung dengan file di data1.xlsx Jadi jika terjadi perubahan di data1.xlsx maka data di file data2.xlsx juga akan berubah

Mengakses Data pada Sheet lain dengan File Sama

Mengakses Format Yang Sama di Beberapa Worksheet Secara Cepat

Pada workbook di Excel sebenarnya worksheet-worksheet yang ada saling terkait antara satu dengan yang lainnya, walau worksheet tersebut dapat memiliki struktur yang berbeda.

Berikut ini akan dicontohkan cara membuat form secara sederhana yang dibuat untuk beberapa worksheet sekaligus, sehingga Anda tidak melakukan berulang-ulang pada sheet yang berbeda atau tidak harus mengcopy dari sheet yang satu ke sheet yang lain.

Kali ini saya akan membuatkan contoh membuat beberapa sheet dengan satu form yang sama secara mudah dan sebagai contoh adalah cara membuat daftar nilai siswa dengan beberapa kelas dengan sekali buat.

Pertama siapkan worksheet sesuai jumlah kelas yang ada misalnya lima sheet.

Kemudian beri nama masing-masing worksheet tersebut, misalnya kelas X MM, Kelas X TKJ, Kelas X DKV, Kelas X AK dan Kelas X TB. Seperti contoh berikut



Kemudian klik pada salah satu sheet, lalu tekan tombol SHIFT dan pilih sheet lainnya yang akan dibuatkan format yang sama.



Setelah itu buatlah format yang Anda inginkan seperti contoh berikut:


Apabila Anda selesai melakukan pemformatan sheet tersebut, maka Anda akan mendapatkan bahwa semua sheet yang Anda klik tadi telah memiliki format yang sama.

Anda dapat mengklik satu persatu sheetnya untuk membuktikan bahwa setiap sheet yang Anda aktifkan secara bersamaan tadi memiliki format yang sama.

Fungsi Vlookup, Hlookup, dan lookup value

fungsi vlookup, hlookup, dan lookup value

by : ofa ragil boy
ms-excel• fungsi flookup
Fungsi vlookup merupakan fungsi bantuan references. Fungsi Vlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal.
Penulisan :
=VLOOKUP(nama_baris;tabel;kolom_pencarian;range_lookup)

misal :
flookup
solusi :
Pada A8 masukkan nilai NIM terlebih dahulu yang terdapat pada tabel NIM-Nama. kemudian pada B8 ketikkan formula =LOOKUP(A8;$A$2:$B$5;2;0).
• fungsi hlookup
Fungsi Hlookup merupakan fungsi bantuan references juga. bedanya Fungsi Hlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara horizontal.
Penulisan :
=HLOOKUP(nama_kolom;tabel;baris_pencarian;range_lookup)
misal :
hlookup
solusi :
Pada C6 ketikkan formula =HLOOKUP(B6;$B$1:$F$3;2;0).
• lookup value
Pada prinsipnya sama dengan Vlookup, namun pada lookup value ini memungkinkan kita untuk mengambil beberapa data dari tabel lain sabagai referensi / patokan.
misal :
Dari 2 tabel yakni tabel peminjaman dan tabel buku akan dibuat Daftar Peminjaman Buku.
lookup-value
solusi :
– Nama pada cell B11 adl =VLOOKUP(A11;$A$2:$D$5;2;0)
– Perihal pada cell D11 adl = VLOOKUP(C11;$F$2:$H$5;2;0)
– Judul pada cell E11 adl = VLOOKUP(C11;$F$2:$H$5;3;0)

Filter Microsoft Excel

Pengantar

Pelajaran 13
Filter dapat digunakan untuk mempersempit data dalam worksheet Anda dan menyembunyikan bagian-bagian itu dari pandangan. Walaupun mungkin terdengar sedikit seperti pengelompokan, penyaringan berbeda dalam cara yang memungkinkan Anda untuk memenuhi syarat dan hanya menampilkan data yang menarik minat Anda. Sebagai contoh, Anda bisa menyaring daftar peserta survei untuk melihat hanya mereka yang berusia antara 25-34. Anda juga bisa menyaring inventarisasi warna cat untuk melihat apa saja yang mengandung kata "biru," seperti "bluebell" atau "robin biru telur."
Dalam pelajaran ini, Anda akan belajar bagaimana untuk menyaring data dalam worksheet Anda untuk hanya menampilkan informasi yang Anda butuhkan.

Manajemen Data pada Excel 2007 - Menyaring Data dengan Advanced Filter

Fasilitas Advanced Filter akan menyaring data berdasarkan kriteria tertentu yang lebih spesifik serta hasil yang didapatkan akan lebih akurat.
Sebagai contoh, perhatikan tabel data berikut ini. Bagaimana jika kita menginginkan agar hanya karyawan yang beralamat di D a g o saja yang ditampilkan ?
clip_image002
Dengan fasilitas Advanced Filter hal tersebut bisa dilakukan. Caranya adalah sebagai berikut:
Copy-Paste Nama Field dan satu baris dibawahnya ke bagian lain dalam sheet tersebut (umumnya ditempatkan di bawah tabel aslinya). Setelah itu hapus Record-nya. Contohnya seperti gambar berikut ini.
clip_image004
Isikan kriteria penyaringan pada tabel tersebut, dibawah nama field yang sesuai. Jadi jika kita ingin melihat semua karyawan yang beralamat di jalan D a g o, maka tinggal ketikan D a g o pada sel C26, yaitu dibawah field Alamat.
clip_image006
Kemudian tempatkan kursor didalam tabel data utama.
Klik menu Data lalu pada ribbon-bar, dibagian Sort & Filter klik Advanced.
clip_image008
Berikutnya akan tampil kotak dialog Advanced Filter.
clip_image010
Pengaturan pada kotak dialog Advanced Filter ini sebagai berikut:
  • Pada bagian Action, aktifkan Filter the list, in-place agar hasil penyaringan diletakan pada sheet yang sama. Kita bisa juga menggunakan pilihan Copy to another location jika hasil penyaringan akan ditempatkan dilokasi lain.
  • List range, adalah range tabel data asli yang akan disaring, umumnya sudah terisi jika sebelumnya kita sudah menempatkan kursor didalam tabel data utama.
clip_image012
  • Criteria range, isikan dengan range tabel hasil Copy-Paste (tabel data yang hanya berisikan nama field serta satu baris dibawahnya). Cara pengisiannya bisa dengan kita ketikan secara manual atau menggunakan tombol browse yang terletak diujung kanan bar.
Tekan tombol Ok.
Contoh hasil akhirnya seperti berikut ini.
clip_image014
Untuk menampilkan lagi semua data tinggal klik tombol Clear pada bagian Sort & Filter.
clip_image016
Silakan mencoba untuk kriteria pencarian yang lain, misalnya jika ingin menyaring nama karyawan yang nama depannya berawalan huruf A maka dengan cara yang sama tinggal ketikan saja huruf A pada field Nama (sel C26).
Kriteria pencarian bisa juga diisi dengan operator pembanding matematis, misalnya untuk menyaring karyawan yang gajinya dibawah Rp. 2.000.000,- maka tinggal ketikan <2000000 pada field Gaji (sel E26).
Salah satu kelebihan dari fasilitas Advanced filter ini adalah kita dapat menyaring data untuk beberapa kriteria sekaligus, misalnya untuk menyaring karyawan bagian Logistik yang beralamat di Cijerah, maka tinggal ketikan Cijerah pada field Alamat dan ketikan Logistik pada field Bagian.
clip_image018
Contoh hasil akhir yang didapatkan adalah sebagai berikut.
clip_image020

 

Data Validasi Microsoft Excel

 Data Validasi

Ketika Anda bekerja pada sebuah datasheet memasukkan jenis yang sama dari data dalam sel, itu akan menjadi sangat monoton untuk mengetik data yang sama berulang-ulang. Untuk mencegah mengetik data yang sama, Anda dapat membuat daftar data yang akan digunakan untuk beberapa kali, Excel 2010 menyediakan fitur Validasi Data yang sangat berguna untuk membuat daftar.

Buka datasheet Excel di mana Anda ingin membuat bentuk validasi data. Kami telah menyertakan Student worksheet Evaluasi datasheet seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.
excel form
Sekarang masukkan beberapa data di bidang lain yang akhirnya cocok dengan tipe data Nama, Kursus dan bidang masing-masing kelas. Sebagai contoh, kita telah menciptakan tiga bidang baru seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.
Data sampel
Sekarang Pilih kolom Name dan beralih ke tab Data dan klik Validasi Data.

nama field
Data tab 1
Klik Izinkan tombol drop-down dan pilih Daftar dari Validasi Data dialog. Pilih bidang sumber dari mana Anda ingin membuat daftar.
memungkinkan drop-down 1
Sekarang pilih lapangan dan klik tombol dalam dialog Validasi Data. Anda dapat memilih beberapa bidang dengan menekan tombol Ctrl.
pilih sumber 1
Anda akan mencapai Dialog Validasi Data lagi, klik OK untuk memasukkan daftar dalam bidang Nama.
klik Daftar ok
Anda akan melihat bahwa drop-down tombol terpasang dengan setiap sel dalam bidang Nama yang mencakup nama-nama siswa.
Nama mengajukan tombol list
Klik tombol drop down untuk mengisi bidang Nama.
mengajukan daftar diisi
Sekarang ulangi proses di atas Course dan lapangan Marks untuk memasukkan daftar kursus dan nilai untuk masing-masing bidang seperti ditunjukkan pada screenshot di bawah ini.
Tentu saja lapangan 1
Daftar kelas 1

Sekarang Anda dapat melihat bahwa kita telah dihuni Nama, Kursus dan bidang kelas dengan menerapkan Validasi Data melalui daftar.

tabel tanda daftar

Rabu, 10 Oktober 2012

Sorting Microsoft Excel



SORTING ARRAY

Bagi sebagian orang, mungkin terlintas pertanyaan “Buat apa kita susah-susah mempelajari atau bahkan menulis program hanya untuk melakukan proses sorting. Bukankah pada MS Excel sudah ada fasilitas sorting yang sangat handal dan cepat?”. Ya… tepat sekali, saya sendiri  masih terus bertanya-tanya, algoritma sorting apa yang dipakai oleh Excel untuk melakukan proses sorting tsb, sehingga bisa melakukannya dengan sangat cepat bahkan untuk data yg banyak sekalipun. Buat saya setidaknya ada beberapa alasan mengapa sorting array ini masih cukup berharga untuk kita pelajari.
  1.  Ketika kita sedang bekerja dengan array, dan apabila elemen-elemen array tersebut belum tersusun baik ascending maupun descending, maka dengan menggunakan Algoritma Sort tertentu, proses eksekusinya bisa lebih cepat daripada menggunakan Excel Worksheet Sorting
  2. Jika jumlah data yang akan di-sort pada worksheet hanya sedikit (kurang dari 1000) proses sorting dengan menggunakan algoritma yang akan kita bahas nanti, dapat dilakukan dalam waktu yang relatif cepat
  3.  Paling tidak, dapat menjadi bahan untuk belajar.

Sorting array yg akan kita bicarakan ini, akan dibatasi pada :
  1.  Single Dimesional Array
  2. Sort Ascending,
  3. Text Compare, artinya jika terdapat numeric data pada elemen array yg akan di sort, maka data numeric tsb akan diperlakukan sebagai data text. Saya sengaja membatasi sorting ini hanya untuk data text saja, karena menurut saya…. ini menurut saya lho ya… sorting text sedikit lebih rumit jika dibanding dengan sorting numeric.

Ada begitu banyak alrgoritma sort yang sudah dikembangkan oleh para pakar, antara lain, bubble sort, selection sort, insertion sort, heap sort, dll.

Pada tulisan ini, Algoritma Sorting yg akan kita bicarakan adalah :
  1. Bubble Sort
  2. Selection Sort
  3. Quick Sort
  4. Merge Sort
  5. Bucket Sort

Workbook vbaSortArray terdiri dari 3 Module, modSortArray_1, modSortArray_2, serta modSysInfo.  modSortArray_1 dan modSortArray 2 pada dasarnya adalah sama, yaitu berisi prosedur-prosedur yg sesuai dengan algoritma sort di atas. Bedanya pada modSortArray_2, pada saat program dieksekusi seluruh operasi (instruksi) akan dihitung jumlahnya, sehingga kita bisa mengetahui berapa jumlah operasi/instruksi yang harus dilalui untuk menyelesaikan proses sorting dengan menggunakan algoritma tertentu, sedangkan pada modSortArray_1, tanpa menghitung jumlah operasi. Untuk modSysinfo berisi prosedur yang dapat menghasilkan informasi memory dan prosesor komputer yang dipakai.

Pada sheet “Test” kita dapat membandingkan kecepatan proses dari masing-masing algoritma sort. Pada sheet “Test” ini terdapat :
1.     Tombol untuk membangkitkan random text yg terdiri dari 8 karakter yang akan diisi pada kolom A. Banyaknya text sesuai dengan angka yang kita isi pada cell G4. Pada saat tombol ini ditekan, program juga akan menghasilkan text yang sudah terurut Ascending pada kolom B. Proses sortingnya menggunakan Excel Worksheet Sorting. Tujuanya adalah untuk membandingkan hasil sorting dengan algoritma tertentu sudah menghasilkan hasil yang benar atau tidak.
2.    Tombol untuk menjalankan proses sorting, algoritmanya sesuai dengan algoritma yg kita pilih pada cell G6. Selain itu juga, masih ada pilihan apakah proses sortingnya dengan menghitung jumlah operasi atau tidak, pilihannya ada pada cell G8. Hasil sorting akan ditampilkan dikolom C. Sebenarnya hasil tersebut tidak perlu ditampilkan, karena kita kan sedang bekerja dengan array, tetapi karena tujuannya adalah untuk proses pembelajaran dan untuk perbandingan apakah hasilnya sudah benar, maka hasilnya perlu ditampilkan.
3.    Tabel untuk mencatat hasil pengukuran dari proses sorting, jumlah operasi/instruksi yang dilalui untuk proses eksekusi.